FK UNPATTI GELAR KULIAH UMUM “DENTAL: SERIES OF DENTISTRY”, HADIRKAN DEKAN FKG UNIVERSITAS MALAYA, MALAYSIA

Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) menggelar kuliah umum bertajuk “Dental: Series of Dentistry” yang berlangsung di ruang kelas FK Unpatti.

Kegiatan ini menghadirkan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Malaya, Malaysia, Prof. Dr. Firdaus Hariri, BDS, MDS, MBBS, MSc, bersama Dr. Muhammad Aliff Ikram Bin Noor Zari, BDS, MFDS, DClinDent, sebagai narasumber.

Kuliah umum ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi, tetapi juga dihadiri oleh mahasiswa kedokteran umum, sehingga menjadi wadah berbagi pengetahuan lintas disiplin di bidang kesehatan.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FK Unpatti, dr. Laura B.S. Huwae, Sp.S., M.Kes ini berlangsung interaktif dengan penyampaian materi terkini di bidang kedokteran gigi, disertai sesi diskusi antara narasumber dan peserta.

Kuliah umum ini dimoderatori oleh drg. Glady Anastasya.

Dalam materi bertajuk “Management of Medically Compromised Patients in Dentistry”, Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K) menegaskan bahwa peran dokter gigi tidak hanya terbatas pada kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga harus memahami kondisi sistemik pasien secara menyeluruh.

Ia menekankan pentingnya kemampuan mengenali tanda penyakit sistemik serta melakukan stratifikasi risiko guna mencegah komplikasi. Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan antara lain penyakit kardiovaskular, gangguan pernapasan, diabetes, dan gangguan neurologis.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya dokumentasi medis yang baik serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat di klinik.

Sedangkan dalam materinya Dr. Muhammad Aliff Ikram Bin Noor Zari menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dalam perawatan prostodontik bagi pasien dengan kondisi medis kompleks. Ia menjelaskan bahwa dokter gigi perlu memahami kondisi sistemik pasien melalui prinsip “Assess, Modify, Monitor” untuk memastikan perawatan yang aman dan efektif.

Dr. Aliff juga menyoroti pentingnya penyesuaian tindakan, pemantauan jangka panjang, serta kolaborasi antara kedokteran umum dan kedokteran gigi guna meningkatkan keselamatan dan kualitas hidup pasien.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top