Sejarah Fakultas Kedokteran UNPATTI

Studi Kedokteran dibawah Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) berdiri awalnya sebagai Program Pendidikan Dokter (PPD) Universitas Pattimura pada tahun 2008 dengan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen DIKTI) Nomor 2126/D/2008 tanggal 11 Juli 2008. Program Pendidikan Dokter memulai kuliah perdana setelah diresmikan oleh Dirjen DIKTI pada tanggal 5 September 2008. Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) dengan kedua program studinya (Prodi): Prodi Kedokteran dan Prodi Profesi Dokter pada tahun 2017 telah mendapatkan akreditasi B (Baik/Good) berdasarkan Sertifikat Akreditasi No.0479/LAM-PTKes/Akr/Sar/VIII/2017 untuk Prodi Kedokteran dan No.0480/LAM-PTKes/Akr/Pro/VIII/2017 untuk Prodi Profesi Dokter FK Unpatti dan terus berproses dengan target peningkatan akreditasi menjadi A di tahun 2021.

Program Studi Kedokteran Universitas Pattimura bertujuan mengembangkan potensi  peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Prodi Pendidikan Dokter Unpatti sebagai lembaga pendidikan  tinggi, berperan mengembangkan sumberdaya manusia dan meningkatkan harkat dan martabat manusia umtul mewujudkan bangsa yang maju, mandiri dan sejahtera.

Hal ini juga ditunjang oleh Pola Ilmiah Pokok Universitas Pattimura yaitu ”Bina Mulia Ke-Lautan”. Sebagai bagian dari Universitas Pattimura, Fokus pengembangan Fakultas Kedokteran sebagaimana UNPATTI, menjadi lembaga yang berorientasi dan mengutamakan laut    pulau sebagai melalui kegiatan- kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang produktif dan terpakai dalam menunjang pembangunan regional maupun nasional.

 

Dasar Hukum

Kurikulum Program Studi Kedokteran Unpatti disusun dengan mengacu pada:

  1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 35 ayat 2 tentang Kurikulum Pendidikan Tinggi.
  2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
  3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi.
  4. Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI)
  5. Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia,
  6. Standar Kompetensi Dokter Indonesia Tahun 2012

Selain mata kuliah dasar kedokteran seperti yang telah diatur dalam KKNI, fakultas Kedokteran UNPATTI juga memiliki mata kuliah tambahan pilihan yaitu Dokter Pulau. Mata kuliah tersebut berisikan materi mengenai antropologi sosiologi daerah kepulauan, mempelajari keseharan diatas kapal, dibawah laut, di pesisir pulau dan pulau-pulau terluar serta riset bahan dasar yang ada di dasar laut ataupun pesisir pulau sebagai bahan penunjang kesehatan masyarakat pesisir pulau. Mata kuliah pilihan tersebut memungkinkan setiap dokter lulusan UNPATTi punya pengetahuan yang baik serta mampu  bertahan baik di atas kapal maupun di pulau terluar atau pesisir. Mata kuliah dokter pulau tersebut juga menjadi kekhasan fakultas Kedokteran UNPATTI untuk dapat berbicara di dunia Internasional.

 

Saat ini fakultas Kedokteran Universitas Pattimura telah meluluskan 132 Dokter dengan rata-rata kelulusan ujian Kompetensi Nasional sebesar 71,5%. Dokter lulusan fakultas kedokteran UNPATTI saat ini banyak tersebar di kabupaten-kabupaten serta pulau-pulau terluar dan berhasil bertahan berbekal pengetahuan program dokter pulau yang diterima selama  perkuliahan.

Fakultas Kedokteran UNPATTI akan terus berbenah diri dan fokus dalam pengembangan diri menjadi Fakultas Kedokteran dengan wawasan Pulau dan Laut yang terdepan baik di Indonesia ataupun mancanegara.