Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), yang berlangsung di Kantor Bupati Maluku Tenggara, Jumat (10/7/2026). Penandatanganan kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya melalui penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis.
Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Maluku Tenggara. Kegiatan penandatanganan PKS menjadi bagian dari rangkaian agenda Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara yang juga meliputi peluncuran aplikasi MTH Smart Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara serta Upacara Pengukuhan dan Penggelaran Lulusan Sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpatti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Acara dihadiri oleh Bupati Maluku Tenggara, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara, Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Unpatti, Dekan FK Unpatti, serta Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP Unpatti. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan pendidikan dokter spesialis, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara telah mengirimkan satu orang dokter yang dinyatakan lolos seleksi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Program Studi Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura pada angkatan pertama Tahun Akademik 2025/2026.
Keikutsertaan tersebut merupakan langkah awal dalam upaya menyiapkan tenaga dokter spesialis yang diharapkan dapat kembali mengabdi di daerah dan berkontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara. Diharapkan, kolaborasi ini dapat membuka peluang yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk mengikuti pendidikan dokter spesialis dan memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan spesialis di Maluku.



