Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) dan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) berkolaborasi menggelar aksi kemanusiaan berskala nasional bertajuk “Indonesian Gives Back 2026” di Puskesmas Walang, Desa Nusantara, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kamis (6/8/2026).
Kegiatan mulia yang mengusung tema “Nirwana” atau “Niat Pengabdian Demi Harapan Warga Banda Neira” ini dimulai tepat pada pukul 08.45 WIT.
Aksi sosial tersebut dirancang khusus untuk mendekatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah kepulauan Banda Neira yang selama ini memiliki keterbatasan jangkauan terhadap fasilitas medis spesifik.
Kehadiran program ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh warga setempat sejak pagi hari. Seluruh rangkaian layanan kesehatan yang disediakan diberikan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sedikit pun bagi masyarakat umum.
Ragam pelayanan yang disuguhkan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, distribusi obat-obatan secara gratis, hingga penyuluhan kesehatan preventif guna meningkatkan kesadaran pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Tidak tanggung-tanggung, bakti sosial ini mengerahkan sejumlah tenaga medis profesional lintas spesialisasi untuk memberikan penanganan terbaik kepada warga.
Para warga penerima manfaat dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf dr. dr. Bertha Jean Que, Sp.S., M.Kes., serta dua dokter spesialis jantung berpengalaman yaitu dr. Irwan, Sp.JP (FIHA) dan dr. Setiawan Winarso, Sp.JP.
Selain itu, layanan kesehatan paru ditangani oleh dr. Rina Angriany, Sp.P, sementara aspek kesehatan preventif dan rehabilitatif juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut ditangani secara langsung oleh drg. Glady Anastasya Tetelepta dan drg. Nadyah Eksia Siahaya. Sementara layanan dokter umum oleh dr. Ressita Fannia Iwan, dr. Virglyony Diana Kimberly dan dr. Samuel David Siahainena.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan fisioterapi yang disediakan secara profesional, serta fasilitas khitanan massal gratis yang diperuntukkan khusus bagi anak-anak di kawasan Banda Neira.
Melalui kolaborasi antara ISMKI dan FK Unpatti ini, sinergi antara dunia akademis kedokteran dan gerakan mahasiswa terbukti mampu menghadirkan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah kepulauan.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan pengobatan medis semata, melainkan juga menanamkan harapan serta mempererat jalinan kebersamaan antara insan medis akademis dengan warga Banda Neira dalam bingkai kepedulian sosial yang mendalam.
Bakti Kesehatan tersebut diawali dengan Sosialisasi Kesehatan tentang Penyakit Tidak Menular yang disampaikan oleh dr. Ressita Fannia Iwan; serta Sosialisasi Kesehatan Gigi dan Mulut oleh drg. Glady Anastasia Tetelepta dan drg. Nadyah Eklesia Siahaya.
“Indonesian Gives Back 2026” tersebut dibuka oleh Bupati Maluku Tengah (Malteng), Zulkarnain Awat Amir, S.P., M.A.P.
Dalam sambutannya, Zulkarnain Awat Amir menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan pelayanan kesehatan secara formal, melainkan merupakan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.
“Kehadiran para dokter, dosen, mahasiswa, hingga relawan di Banda Neira mencerminkan semangat berbagi ilmu, kepedulian, dan kemanusiaan yang sangat patut untuk diapresiasi,” tandasnya.
Ia mengajak seluruh warga lokal untuk memaksimalkan kesempatan berharga tersebut dengan memeriksakan kesehatan mereka secara menyeluruh.
“Masyarakat jangan ragu dalam mengonsultasikan berbagai keluhan maupun kekhawatiran medis yang selama ini mungkin belum sempat ditangani, mumpung para tenaga medis dan mahasiswa kedokteran berada langsung di tengah-tengah mereka. Juga kepada teman-teman keluarga besar Kedokteran Indonesia, sekali lagi terima kasih banyak sudah memilih Banda Neira, Maluku Tengah, sebagai tempat untuk melakukan bakti,” ungkapnya.
Ia juga tak lupa mengundang seluruh tim relawan, dokter, dan mahasiswa kedokteran untuk menyempatkan diri menikmati keindahan alam serta hangatnya keramahan masyarakat Banda Neira selama menjalankan kegiatan bakti sosial tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Indonesian Give Back 2026, Muhammad Hanif mengaku kegiatan tersebut bersifat kolaborasi yang didukung juga oleh volunteer dari sejumlah universitas dari berbagai daerah Indonesia selain Unpatti.
“Selain FK Unpatti ada juga 24 volunteer dari 10 universitas yang berbeda-beda di antaranya dari Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan hingga Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya.
Hingga ditutupnya layanan, lebih dari 150 warna berhasil terlayani.









