Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti), dr. Farah Christina Noya, MHPEd, PhD, berpartisipasi sebagai Oral Presenter dalam The Network: Towards Unity for Health (TUFH) 2026 Conference yang berlangsung pada 4–7 Agustus 2026 di Henry Sy Sr. Medical Sciences Building, University of the Philippines Manila, Manila, Filipina.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Pattimura dalam memperkuat internasionalisasi institusi sekaligus memperluas kontribusi FK Unpatti dalam forum kesehatan global. TUFH 2026 mempertemukan akademisi, tenaga kesehatan, peneliti, pendidik, pembuat kebijakan, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan sistem kesehatan yang responsif, berkeadilan, dan berorientasi pada masyarakat.
Dalam forum internasional tersebut, Dr. Farah Christina Noya mempresentasikan hasil penelitian kolaboratif antara FK Unpatti dan Rural Doctors Network (RDN) Australia dengan judul “Revitalization of the Island Cluster Healthcare System in Buru District, Maluku Province through Cross-Sector Action Participation: Results of Workshops and FGDs”. Penelitian tersebut tercatat dengan nomor abstrak TUFH14 dan dipresentasikan dalam format Oral Presentation.
Penelitian ini mengangkat pengalaman Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dalam upaya revitalisasi Island Cluster Healthcare System melalui pendekatan partisipatif lintas sektor. Melalui workshops dan Focus Group Discussions (FGDs), penelitian tersebut membahas penguatan sistem kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah kepulauan.
Partisipasi FK Unpatti dalam TUFH 2026 dinilai relevan dengan kondisi geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan. Pengalaman dan pembelajaran dari Kabupaten Buru menjadi kesempatan bagi FK Unpatti untuk memperkenalkan pendekatan penguatan sistem kesehatan berbasis konteks kepulauan kepada komunitas akademik dan kesehatan internasional.
Selain mempresentasikan hasil penelitian, keikutsertaan dalam TUFH 2026 juga diarahkan untuk memperluas jejaring kerja sama akademik dan penelitian internasional. Rangkaian kegiatan konferensi mencakup keynote sessions, scientific sessions, workshops, TUFH Talks, networking dan pertukaran pengetahuan, Conference on the Move, serta diskusi dan penjajakan kerja sama internasional.
Ke depan, FK Unpatti berencana menindaklanjuti partisipasi tersebut melalui penguatan kolaborasi penelitian dengan Rural Doctors Network Australia, pengembangan penelitian lanjutan mengenai Island Cluster Healthcare System di Kabupaten Buru dan wilayah kepulauan Maluku lainnya, serta penjajakan publikasi bersama dengan mitra internasional.
Hasil dari konferensi juga diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan kedokteran dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat FK Unpatti. Selain itu, jejaring yang terbentuk selama TUFH 2026 diharapkan membuka peluang kerja sama akademik dan penelitian dengan berbagai institusi peserta konferensi.
Keikutsertaan FK Unpatti dalam forum kesehatan global ini sekaligus memperkuat visibilitas internasional fakultas dalam pengembangan sistem kesehatan masyarakat kepulauan. Pengalaman Maluku dalam pengembangan sistem kesehatan berbasis klaster pulau diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi penelitian, publikasi ilmiah, serta model penguatan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah kurang terlayani.





