UNPATTI,- Syukuran Dies Natalis ke-58, Universitas Pattimura digelar di Gedung Auditorium Universitas Pattimura, Jumat (23 April 2021) dengan mengusung tema Tantangan Wilayah Kepulauan Dalam Masa Pandemic Covid-19 Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru.

Acara yang diawali dengan doa bersama oleh para tokoh agama berlangsung hikmat. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H., M.Hum, mengatakan “diusia yang ke-58, Unpatti senantiasa melakukan introspeksi baik secara internal maupun eksternal terhadap berbagai capaian, dengan strategi dan evaluasi-evaluasi yang terus dilakukan. “Beberapa isu dalam pelaksanaan tri dharma mengharuskan keseriusan kita semua, mulai dari proses rekrutmen sampai kita menghasilkan lulusan dan bagaimana outcome dari lulusan tersebut menjadi tanggung jawab bersama” ujar rektor.

Kebijakan yang dibuat pemerintah saat ini tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka, tentunya harus kita lakukan agar kita bisa berkompetisi dalam dinamika perkembangan nasional. Sumber Daya Manusia yang ada di Unpatti, mengharuskan kita untuk berupaya terus menghasilkan lulusan yang profesional dan siap dipakai didunia kerja. Publikasi penelitian para peneliti dan dosen pada jurnal-jurnal bereputasi internasional perlu terus dilakukan, sehingga unpatti juga mampu menunjukan kontribusinya bagi pengembangan IPTEK dan pembangunan bangsa dan negara.

Lanjutnya, sementara ini di Maluku, kemiskinan menjadi salah satu isu utama. Ada berbagai kebijakan pemerintah yang digagas untuk dilaksanakan di Maluku, seperti pengelolaan blok masela dan lainnya. Hal ini membutuhkan Universitas Pattimura untuk mempersiapakan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga nantinya mampu berkontribusi dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah.  Kerjasama dengan pemerintah pusat maupun daerah, kota dan kabupaten serta berbagai lembaga baik nasional maupun internasional perlu ditingkatkan dalam upaya untuk melakukan berbagai program pengembangan Univesitas Pattimura kedepan. Program Studi didorong untuk terus berkompetisi dan bersertifikasi nasional maupun internasional, dan terakreditasi unggul, sehingga semua program pengembangan yang nantinya digagas dalam pelaksanaannya tepat untuk menjawab kebutuhan pembangunan.

“Mari kita memasuki usia yang baru dengan terus melakukan perubahan-perubahan. Inovasi dan kreatifitas menjadi kata kunci yang paling penting. Dan hari ini Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura menggagas konsep penting, menjawab tantangan di wilayah kepulauan yakni dengan melaunching pelayanan kesehatan berbasis telemedicine. Suatu program strategis untuk pengembangan layanan kesehatan terutama pada daerah-daerah kepulauan di provinsi Maluku. Telemedicine FK Unpatti akan memberikan layanan konsultasi antara para dokter spesialis di fakultas kedokteran dengan para dokter yang ada di daerah kepulauan di Maluku melalui akses yang tersedia, untuk membantu penanganan kasus-kasus kesehatan agar dapat tertanggulangi. Nantinya program ini akan menjadi feedback dan evalusi bagi pengembangan FK unpatti. Hal ini sejalan dengan visi Fakultas Kedokteran yakni sebagai pusat pengembangan pendidikan dokter yang berorientasi di lingkungan laut pulau “.

Rektor mengatakan, begitu banyak inovasi yang telah dibuat oleh peneliti, dosen dan mahasiswa Universitas Pattimura akan memberikan contoh bagi masyarakat untuk terus mengikuti dinamika perubahan yang terjadi. Penggunaan Teknologi Informasi menjadi hal yang penting saat ini untuk mempromosikan hasil-hasil penelitian dan inovasi. “Tahun 2020 Unpatti telah menghasilkan 202 jurnal internasional ini adalah hasil kerja keras para dosen, dan diharapkan akan terus dilakukan kedepan” ujar Beliau.

“Hotumese berkembang dalam tantangan akan menjadi motto kita untuk tetap bekerja keras mengembangkan Universitas Pattimura menuju Universitas yang Berkarakter dan Berbudaya Kepulauan. Kita akan tetap berupaya agar setiap lulusan unpatti dapat berkomputesi, berkualitas, berinovasi dan mampu diserap dipasar kerja dan mampu menciptakan lapangan kerjanya sendiri “.

Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi Maluku,  Pemerintah Kota/Kabupaten se-Maluku, Perguruan Tinggi, Instansi pemerintahan, lembaga  tingkat nasional maupun Internasional, stakeholder dan masyarakat umum yang selama ini telah bekerjasama untuk pengembangan Unpatti.

Rektor Universitas Pattimura setelah memberikan sambutan melaunching layanan Telemedicine Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura yang ditandai dengan pemutaran video.

Samuel Maruanaya, SpOT, Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-58 mengatakan, berbagai kegiatan telah dilakukan dalam rangka pelaksanaan Dies Natalis ke-58 Unpatti. Kegiatan ilmiah, Perlombaan, Expo dilakukan secara virtual. Sedangkan kegiatan bakti sosial dilakukan dipulau Nusalaut 24 April 2021. Nantinya panitia juga akan melakukan penerbitan buku yang memuat tulisan hasil Focus Group Discussion yang telah digelar. Demikian juga dengan artikel tentang Covid-19 ditinjau dari berbagi disiplin ilmu akan diterbitkan sebagai supplemen pada jurnal Molucca Medica FK Unpatti. Rangkaian kegiatan Dies akan tetap berlanjut sampai Mei 2021. Beliau mengucapkan terima kasih kepada Universitas Pattimura yang mempercayakan FK menjadi tuan rumah penyelenggara Dies Natalis ke-58 dan semua pihak yang telibat menyukseskan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-58.

Penyalaan Lilin Ulang Tahun ke-58 menjadi bagian dari acara syukuran, dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama dan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang dilakukan menyongsong Dies Natalis ke-58. Pemenang perlombaan bukan hanya berasal dari Universitas Pattimura saja tetapi Universitas lainnya di Indonesia.

Kegiatan yang menghadirkan Unsur Pimpinan Universitas, Ketua Senat, para sesepuh serta perwakilan dosen, tenaga fungsional, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, berlangsung hikmat dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Hotumese. #Unpatti5elalu 8erkarya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UNPATTI,- 86 orang mahasiswa koas Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura menerima vaksin Covid-19 di RSUD dr. M. Haulussy, Ambon. Tindakan ini merupakan persyaratan yang harus dilakukan oleh setiap mahasiswa koas yang akan menjalani rotasi klinik/profesi di RSUD dr. M. Haulussy dan beberapa RS jejaring di Kota Ambon.  “Setelah melakukan rapid antigen pada 19 dan 20 Februari 2021, untuk memastikan para mahasiswa koas bebas dari Covid-19, hari ini mereka menerima vaksin sebagai upaya memberikan perlindungan bagi tubuh mereka supaya mereka tidak sakit jika terpapar dengan Covid-19. Karena ketika menjalani rotasi klinik mereka akan bertemu dengan banyak orang terlebih khusus dengan para pasien” hal tersebut dikatakan Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Bertha Jean Que, Sp.S., M.Kes, saat mendampingi mahasiswa koas dalam pelaksanaan vaksin tahap pertama, (Senin, 22/2)

Lanjut dikatakan dalam melaksanakan rotasi klinik, para mahasiswa koas nantinya akan tetap melakukan rapid antigen setiap 2 minggu untuk memastikan bahwa mereka tidak terpapar “Apalagi Koass ini bagian dari tenaga kesehatan yang akan berkontak langsung dengan pasien, mereka akan berada disamping pasien (bedside teaching), melakukan pemeriksaan terhadap pasien, belajar menegakkan diagnosa penyakit, belajar merencanakan pemeriksaan penunjang dan terapi lewat bimbingan dokter spesialis baik pada rumah sakit maupun ditengah masyarakat”

Bertha juga mengatakan rapid antigen dan pemberian vaksin Covid akan dilakukan terhadap 90 orang mahasiswa koas FK Universitas Pattimura yang nantinya akan menjalani rotasi klinik beberapa minggu kedepan sehingga total 176 mahasiswa koas FK Unpatti dinyatakan aman dan sehat untuk melakukan rotasi klinik/profesi pada rumah sakit yang ditunjuk.

“Memang pemberian vaksin menjadi sesuatu yang wajib dilakukan oleh seluruh masyarakat bukan hanya di Indonesia bahkan di seluruh dunia, karena pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang efektif untuk mengatasi masalah Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, dan apa yang dipersiapkan pemerintah baik untuk masyarakat, tidak mungkin pemerintah asal-asalan semua yang dilakukan telah melalui proses uji klinik dan dipercaya bahwa vaksin Covid-19 yang diberikan saat ini  aman bagi masyarakat Indonesia”

Bertha menyatakan FK Unpatti sudah bisa melakukan pemeriksaan rapid antigen, rapid antibodi. dan dalam waktu dekat juga akan melakukan pemeriksaan sampel klinis RT-PCR (polymerase chain reaction) untuk semua warga kampus dan nantinya juga untuk masyarakat umum.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Source : https://www.unpatti.ac.id/

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *